Klinik Komposter Jakarta-composting system improvements

Cara mengelola sampah Organik :
1. Pisahkan sampah organik dan non organik.
2. Buang sampah organik (sisa sayur, sisa buah, aneka
dedaunan, buah busuk, kulit buah, kotoran hewan).
Kedalam tong sampah Composter tanpa cah-cah atau
dipotong-potong .
3. Semprotkan bioaktifator (cairan pengurai sampah)
seminggu sekali dengan spray dibagian atas tumpukan
sampah cukup sampai lembab. Komposisi : 20ml
bioaktifator + 1liter air (jauhkan air berkaporit)+1 ruas jari
terasi+ 2sdt gula (pasir/merah/molase, kocok sampai rata
dalam spray/botol yang tutupnya diberikan lubang kecil-
kecil.
4. Tutup rapat tong sampah agar sampah terkelola
dengan baik, dapat dibuka apabila ingin menambahkan
sampah.
5. Dalam waktu satu minggu perhatikan selang indikator
bagian bawah yang akan mengeluarkan cairan atau pupuk
organik cair yang dihasilkan setiap hari.
6. Penen Pupuk organik cair bila sudah berwarna
kehitaman dalam wadah ember atau baskom untuk
mengeluarkan gas metan (gas yang dapat berguna untuk
biogas dalam kapasitas yang besar). Disarankan untuk
memanen Pupuk Organik Cair 2-3hari sekali.
7. Pupuk Organik cair dapat digunakan dengan cara
disemprotkan ketanaman dengan dicampurkan air (kenali
tanamannya).
8. Pupuk cair yang berkualitas dapat dihasilkan dari
sampah yang tidak mengandung minyak, santan, garam.
9. Bila tong sampah composter tidak lagi menghasilkan
cairan dan sampah sudah padat atau memasuki masa
jenuh (pastikan sampah ditekan dengan menggunakan
kayu). Saatnya panen hasil kompos. Masa jenuh
Composter tersedia berbagai ukuran : 2bln, 4bln, 6bln,
12bln, 24bln. Khusus 12bln dan 24bln dapat dipanen
melalui pintu samping cukup dalam waktu 6bln tanpa
harus menunggu lama.
10. Hasil kompos dapat dihasilkan dengan cara menutup
rapat tong 3-4minggu biarkan tanpa harus diaduk-aduk.
11. Panen kompos dengan menggunakan sendok semen
dan campurkan dengan tanah untuk media tanam.
Keunggulan : sampah tidak berbau, tidak berlalat bebas
penyakit, bebas energi, tidak membutuhkan lahan luas
(mengatasi sampah sebelum keluar dari rumah), tidak
perlu dipotong-potong, daya tampung yang lama. Hasil
menjadi berkah : pupuk organik cair dan kompos
Composter Project Merah Putih Pelopor pertama
mengatasi masalah sampah tanpa masalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: